28
Dec
09

PODA SAGU-SAGU MARLANGAN , RAJA SILAHI SABUNGAN

HAMU ANAKKU NA UALU :

  • INGKON MASIHAHOLONGAN MA HAMU SAMA HAMU RO DI POMPARANMU. SI SADA ANAK SI SADA BORU, NA SO TUPA MARSIOLIAN, TARLUMOBI POMPARAN MU NA PITU DOHOT POMPARAN NI SITAMBUN RAJA ON.
  • INGKON HUMOLONG ROHAMU NA PITU DOHOT POMPARANMU TU BORU POMPARAN NI ANGGIMU SITAMBUN RAJA ON, SUANG SONGON I NANG HO TAMBUN RAJA DOHOT POMPARANMU INKON HUMOLONG ROHAM DI BORU POMPARAN NI HAHAM NA PITU ON.
  • TONGKA DOHONONMU NA UALU NA SO SA AMA SA INA HAMU TU PUDIAN NI ARI.
  • TONGKA PUNGKAON BADA MANANG SALISI TU ARI NA NAENG RO. MOLO ADONG PARBADAAN MANANG PARSALISIHAN DI HAMU, INGKON SIAN TONGA – TONGAMU MASI TAPI TOLA, SIBAHEN UHUM NA TINGKOS NA SOJADI MARDINGKAN, JALA NA SO TUPA HALAK NA ASING PASAEHON.

 

  • Catatan penulis.

Dalam berbagai blog maupun jejaring frienship lainnya , visi Raja Silahi Sabungan banyak diperbincangkan bahkan dipersoalkan. Poda Sagu-sagu Marlangan merupakan visi spektakuler Raja Silahi Sabungan untuk keturunannya di masa depan. Beberapa versi catatan yang tersaji di dunia maya semakin mengukuhkan kentalnya ikatan antara marga-marga keturunan Raja Silahi Sabungan. Meski akan kita temui juga berbagai versi catatan yang kontroversi, mesdiskreditkan makna Poda Sagu-sagu Marlangan sebagai upaya Raja Silahi Sabungan untuk meredam pertikain diantara keturunannya.

Secara obyektif, visi Raja Silahi Sabungan menjadi tolak ukur bahwa 8 keturunannya kelak akan berkembang di seantero jagad raya. Untuk itu peranan Poda Sagu-sagu Marlangan menjadi suatu tuntunan abadi yang diwajibkan tetap dijungjung tinggi oleh keturunannya, sampai kapanpun dan dimanapun kelak berada. Dewasa ini Poda Sagu-sagu Marlangan umumnya masih tetap bertahan di kalangan keturunan Raja Silahi Sabungan. Dari keturunannya yang tertua ( marga Sihaloho ) sampai kepada keturunannya yang paling bungsu ( marga Tambunan ) , petuah Raja Silahi Sabungan ini masih eksis dipertahankan.

Raja Silahi Sabungan melihat celah pertikaian mengingat keberadaan 8 anak-anaknya terlahir dari 2 ibu yang berbeda. 7 keturunannya ( Loho Raja, Tungkir Raja, Sondi Raja, Butar Raja, Bariba Raja, Debang Raja dan Batu Raja ) terlahir dari Pinggan Matio Padang Batangari , putri Raja Parultep, dari suku Pakpak. Sedangkan Tambun Raja terlahir dari Similing-miling , putri Raja Mangarerak (Nairasaon) di Sibisa. Raja Silahi Sabungan seolah ingin mempertegas keturunannya, meski mereka terlahir dari ibu yang berbeda namun mereka adalah satu darah, yaitu darah Raja Silahi Sabungan. Kita sebagai keturunan Raja Silahi Sabungan tentu menyikapi Poda Sagu-sagu Marlangan ini sebagai suatu warisan mulia leluhur. Bahwa kita diajarkan akan saling menghormati, menghargai dan bahkan saling memaklumi dalam menghadapi masalah / perselisihan dan menyelesaikannya selalu dengan cara-cara kekeluargaan. Demikian halnya dengan hubungan pria dan wanita. Sudah pasti diantara pri-wanita marga-marga keturunannya : Sihaloho, Situngkir, Sipangkar, Sipayung, Silalahi, Sinagiro, Sinabang, Sinabutar, Naiborhu, Sinurat, Nadapdap, Dolok Saribu, Sidabariba, Sidebang, Pintu Batu, Sigiro, Tambun, Tambunan, Daulay, semua marga-marga ini merupakan sedarah keturunan, sebagai kakak-adik dan tidak boleh saling menikah. Bahkab juga marga Sembiring, kita perlu mempertegas Sembiring apa. Karena kalau Sembiring-nya adalah Sinupayung, Sinupangkar, Sinulaki dan Keloko, semua itu merupakan keturunan marga dari keturunan Raja Silahi Sabungan yang merantau dan berafiliasi dengan marga Sembiring di Tanak Karo Simalem.


0 Responses to “PODA SAGU-SAGU MARLANGAN , RAJA SILAHI SABUNGAN”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: